jump to navigation

Test Ride Honda Blade 110R 4 January 2009

Posted by zoelis-oto in Motorcycle Category.
trackback


PLASAOTOMOTIF – Butuh beberapa hari untuk benar-benar merasakan performa Honda Blade 110R. Setelah kurang lebih satu minggu OTOMOTIFNET “jalan-jalan” dengan bebek baru Honda ini, ada beberapa poin penilaian yang akhirnya kita berikan khusus kepada Honda Blade 110R. Meliputi aspek desain, fitur dan teknologi, konsumsi bensin, performa, handling dan terakhir adalah harga.

Desain : ***** (5 bintang)
Urusan desain harus diakui Honda Blade mirip-mirip Suzuki Arashi atau Yamaha Jupiter MX yang mengusung konsep bebek sport. Head lamp yang tidak lagi di stang dan spatbor depan ala motor sport jadi cirinya. Namun harus diakui juga bila Honda Blade jauh lebih menarik dan lebih segar dibandingkan kedua bebek sport yang sudah muncul duluan ini.

Aura moge sport Honda CBR 1000RR Fire Blade di aplikasikan lewat desain sayap yang ramping dan terbelah dua bagian atas dan bawah. Desain sayap ini juga memudahkan saat melakukan service ringan karena hanya dengan membuka satu panel bodi sudah bisa menjangkau karburator, air fiter dan silinder head.

Bentuk rear grip yang menyatu, seolah menyatu dengan bodi membuatnya makin sporty. Selain itu desain muffler oval juga menjadi daya tarik tersendiri dan makin menguatkan pendirian OTOMOTIFNET untuk memberikan penilaian penuh lima bintang di sektor desain ini.

Fitur dan Teknologi: *** (3 bintang)
Mesin baru Honda Blade 110R sempat mengejutkan. Setelah puluhan tahun hanya mengembangkan mesin C-series (97cc). Kali ini Honda menghadirkan mesin NF110ST yang benar-benar baru dengan kapasitas mesin 109,1cc. Dengan diameter piston 50mm dan langkah 55,6mm membuat karakternya yang over stroke terasa sekali torsinya di putaran bawah. Namun jangan keburu menilai teknologi Honda Blade paling maju.

Contohnya sistem rocker arm yang dilengkapi roller, pada perinsipnya memang sangat baik untuk mengurangi gesekan antara camshaft dan rocker arm. Selain itu buka tutup klep juga jadi lebih presisi. Tapi bila melihat kebelakang, teknologi ini sudah lebih dulu dipakai di Honda Supra X 125 maupun Karisma.

Hal yang sama juga ada pada perangkat kopling. Jika pada C-series masih dilengkapi 4 per. Pada mesin barunya ini mengadopsi teknologi pegas diafragma. Pada prinsipnya sistem kopling ini punya karakter lebih halus. Tapi sebenarnya sebelum Honda Blade 110R, Suzuki Shogun 110 sudah duluan pakai kopling jenis ini.

Selain itu piston yang punya banyak lubang sebagai jalur oli juga sudah lebih dulu dipakai di Honda BeAT. Meski bukan teknologi baru, tapi Honda sudah berusaha untuk menciptakan motor dengan mengumpulkan teknologi yang paling sempurna pada mesin NF110ST. Rasanya tiga bintang cukup untuk Honda Blade 110R.

Performa:**** (4 bintang)

Di sesi first ride sudah digambarkan betapa dasyat putaran bawah Honda Blade 110R ini. Gigi 1-2 cukup galak membelah kemacetan Jakarta. Kalau hanya untuk beraksi stop and go, eces rasanya. Tapi seperti yang telah di terangkan pada tulisan first ride, putaran atasnya terlalu panjang dan terasa lemas. Untuk membuktikannya lagi OTOMOTIFNET melakukan pengetesan ulang.

Berbekal alat ukur RACELOGIC, OTOMOTIFNET ingin tahu lebih jauh seputar performa Honda Blade 110R. Mencoba di trek sepanjang 1,5 km lagi-lagi OTOMOTIFNET tidak bisa mencapai kecepatan 100 km/jam. Di speedometer hanya mentok di angka 98km/jam. Maka data di RACELOGIC untuk akselerasi dari 0 ke 100km/jam tidak terbaca. Untuk lebih lengkapnya baca table dibawah ini.

Namun bila menimbang kebutuhan pengendara Indonesia khususnya Jakarta yang lebih banyak bermain diputaran rendah, karakter Honda Blade 110R sudah cukup mumpuni. Meski jadi kurang memuaskan bagi pengila kecepatan. Dengan hasil ini empat bintang cukuplah untuk Honda Blade 110R.

Data pengetesan :
0-60 meter = 6,7 detik
0-100 meter = 9 detik
0-201 meter = 13,8 detik
0-402 meter = 22,5 detik

0-60 km/jam = 7 detik
0-80 km/jam = 14,1 detik
0-100 km/jam = N/A

Konsumsi Bahan Bakar: **** (4 bintang)
Putaran bawahnya galak? Pasti jadi boros bensin? Tanya OTOMOTIFNET sebelum akhirnya ikut melakukan pengetesan konsumsi bahan bakar. Dengan kecepatan konstan tak lebih dari 60 km/jam dan kondisi jalanan yang sangat sepi sehingga tidak banyak buka tutup gas, Honda Blade 110R tercatat hanya meminum satu liter bensin untuk jarak sejauh 49,5 km.

Rasanya empat bintang layak di berikan pada Honda Blade 110R untuk pengetesan ini. OTOMOTIFNET menilai untuk mencapai gelar sangat irit bebek 110cc seharusnya mampu mencapai angka lebih dari 50km hanya dengan satu liter bensin saja.

Tapi ingat jangan langsung menyamakan cara berkendara Anda dengan cara kita melakukan pengetesan. Bila anda terlalu sering buka tutup gas dengan kasar tentunya konsumsi bahan bakarnya akan jauh lebih boros dari data yang OTOMOTIFNET dapatkan.


Handling: ***** (5 bintang)
Harus diakui diantara begitu banyak varian bebek Honda, riding position Honda Blade 110R paling nyaman. Posisi duduknya yang tidak terlalu tinggi membuat nyaman pengendara Indonesia yang rata-rata tingginya tak lebih dari 170cm. Posisi stang kemudi yang rendah sekaligus menekuk ke dalam membuat pergelangan tangan tak mudah lelah dan juga memudahkan saat harus bermanuver.

Dibawa menikung dalam keceptan tinggi tak ada gejala limbung. Hanya saja terasa sedikit mantul pada suspensi belakang yang terlalu empuk. Sedang suspensi depan bekerja sempurna. Sayangnya ketika melintasi jalan rusak dan belubang efek terbalik justru terasa, suspensi depan terasa agak keras, sedang suspensi belakang yang empuk cukup nyaman.

Dan terakhir yang menjadi perhatian OTOMOTIFNET adalah soal pengereman. Rem Honda Blade 110R jauh lebih pakem dari pada kakak-kakaknya seperti Supra X125 atau Revo yang banyak dikeluhkan kurang pakem. Meski ada sedikit kekurangan namun masih bisa ditolerir karena kondisi jalanan Indonesia yang kurang bersahabat. So, lima bintang untuk handling Honda Blade 110R.

Harga: ***** (5 bintang)
Dijual pada level Rp 13,5 juta membuat Honda Blade 110R memiliki banyak keuntungan. Bila dibandingkan dengan kompetitor yang satu kelas, Yamaha Jupiter Z cast wheel. Honda Blade 110R masih lebih unggul. Untuk menebus Yamaha Jupiter Z cast wheel Anda perlu merogoh kantong lebih dalam, atau senilai Rp 14 juta.

Tentunya berbekal performa yang setara namun memiliki desain lebih segar dan beberapa fitur teranyar, Honda Blade tetap jadi pilihan. Apalagi berbekal nama besar Honda, depresiasi harga second motor berlambang sayap mengepak ini tetap tinggi. Ditambah lagi pertimbangan value for money, maka lima bintang, lagi-lagi OTOMOTIFNET berikan buat Honda Blade 110R.

Penulis/Foto:Tim OTOMOTIFNET
Sumber : www.otomotifnet.com

Comments»

1. GLADIES - 13 April 2009

keren modelnya…

2. Ferdinan - 18 April 2009

aku orang honda, tapi yang aku pakai bukan honda. setelah aku coba honda blade 110R aku merasakan beda, eh…..jatuh cinta deh…sukses ya blade 110R. semoga blade 110R ada yang baru yaitu duble diss.

3. harri cahyono - 5 May 2009

nyokkkk kite bentuk honda blade comunity di semarang.

4. damai - 19 August 2009

Kita dukung, SEMANGAT!!!!

5. DJONKER - 28 December 2009

HONDA BLADE emang oke punya. Tapi kayaknya mesinnya kurang halus. yang paling aku suka aero dinamis dan napasnya tuh. Paaaanjaaaang. . . .

6. thom blew - 14 May 2010

mantab………boz…

7. underzero - 29 July 2010

suzuki titan paling keren euy., mesin alus n minim getaran + tarikan juga maknyus, prikitiew

8. Ajo willy - 26 November 2010

Gua biasa pki shogun 125,sekarang pki blade,,,tapi kok getaran stangnya terasa banget…bikin tangan pegel….!!

9. xe audi a7 sportback - 24 October 2014

xe audi a7 sportback

Test Ride Honda Blade 110R | Plasa Otomotif

10. Alat Safety - 26 November 2015

Hi it’s me, I am also visiting this web page regularly, this
web page is really nice and the people are really sharing pleasant thoughts.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: